research and community development

by: LPPM IPB

IPB400: KKN-T IPB Periode Juli 2020

Tujuan KKN-T IPB

KKN-Tematik merupakan bentuk pendidikan yang kegiatan utamanya berada di luar kampus dengan memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup di tengah-tengah masyarakat, di mana mahasiswa secara langsung bersama-sama masyarakat mengidentifikasi, menganalisa, dan menangani masalah-masalah pembangunan yang dihadapi masyarakat secara terintegrasi antar profesi di IPB. KKN-Tematik merupakan bagian tak terpisahkan dari kurikulum program Sarjana Strata I Institut Pertanian Bogor. Mengacu pada Peraturan Rektor Institut Pertanian Bogor Nomor 9/IT3/ PM/2020 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan KKN-T Bagi Mahasiswa Program Sarjana IPB, tujuan KKN-T IPB adalah

  1. Meningkatkan rasa peduli dan empati terhadap permasalahan yang dihadapi di masyarakat, serta pemahaman terhadap adat istiadat dan budaya masyarakat serta wawasan kebangsaan;
  2. Kemampuan dalam melaksanakan, dan mengevaluasi program pemberdayaan masyarakat dalam bidang pertanian dalam arti luas, industri berbasis pertanian, dan lingkungan secara terintegrasi baik multidisipin maupun interdisiplin antar bidang ilmu di IPB
  3. Kepedulian dan komitmen yang tinggi, terampil berkomunikasi, dan bekerjasama antar bidang ilmu untuk berkontribusi dalam mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat; dan
  4. Kemampuan dalam menginisiasi dan mengembangkan jejaring kerjasama pemangku kepentingan dalam upaya pemecahan masalah untuk memenuhi kebutuhan dalam dinamika kehidupan aktual di masyarakat


Status dan Bobot Kredit

KKN-Tematik merupakan mata kuliah wajib bagi seluruh mahasiswa Program Sarjana Institut Pertanian Bogor (SK Rektor IPB No 3/IT3/PN/2017 tahun 2017, yang diperbarui dengan SK Rektor IPB No 9/IT3/PM/2020) tentang Penyelenggaraan Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik bagi Mahasiswa Program Sarjana Institut Pertanian Bogor.  Pada tahun 2020 kegiatan KKN-Tematik IPB wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa program sarjana IPB 

Peserta, Penyelenggara dan Pembimbingan

Mahasiswa Peserta KKN-Tematik IPB tahun 2020 adalah mahasiswa program sarjana (S1) Institut Pertanian Bogor yang telah memenuhi persyaratan, yaitu telah menyelesaikan perkuliahan sekurang­-kurangnya 108 SKS dengan IPK ≥ 2.00, dan telah melakukan registrasi untuk mengikuti KKN-Tematik pada tahun 2020. Sebagian besar kegiatan KKNT IPB secara reguler dilaksanakan pada alih semester 6 -7 yaitu pada bulan Juli-Agustus dan sebagian kecil lainnya  pada alih semester 7-8 yaitu bulan Januari-Februari. 

Peserta KKN-T IPB pada masa pandemi Covid-19 adalah mahasiswa IPB yang telah menempuh kegiatan akademik minimal semester 6 dan menenuhi persyaratan:

  1. Telah mengambil  SKS minimal 108 SKS sampai semester 6 dan IPK ≥ 2,00 sampai semester 5,
  2. Mendapatkan izin orang tua/keluarga,
  3. Sehat jasmani dan rohani (dibuktikan dengan surat pernyataan sehat yang diketahui oleh orang tua/keluarga dan pejabat lingkungan setempat),  serta bebas Covid-19 (dibuktikan dengan surat keterangan sehat dan surat keterangan bebas Covid-19) untuk peserta KKN-T lintas kabupaten/kota.
  4. Bersedia mengikuti protokol kesehatan Covid-19 dan peraturan lain terkait penanganan pandemi dan pasca pandemi Covid-19

Penyelenggaraan KKN-Tematik dilakukan oleh Komisi KKN-Tematik IPB yang terdiri dari komite KKN-T Departemen. Kegiatan KKN-Tematik pada suatu wilayah lokasi KKN-Tematik (tingkat kabupaten/kota) dikoordinasikan oleh koordinator wilayah (Korwil), sedangkan kegiatan mahasiswa KKN-tematik di lapangan dibimbing oleh dosen pembimbing lapang (DPL). Korwil dan DPL ditetapkan dengan surat tugas Kepala LPPM IPB berdasarkan usulan dari Fakultas dan Departemen yang terlibat dalam KKN-Tematik di masing-masing Fakultas.

KKN-T IPB PADA MASA PANDEMI COVID-19

Wabah Covid-19 yang menyebar di seluruh wilayah Indonesia menyebabkan KKN-T IPB tidak dapat dilaksanakan secara reguler, terutama pada 40 kabupaten/kota kerjasama. KKNT IPB pada masa pandemi Covid-19 dirancang untuk membantu pemerintah daerah (kabupaten/kota) dalam penangan pandemi dan pasca pandemi Covid-19 yang dilaksanakan mengikuti protokol kesehatan dan peraturan lainnya dalam penangan pandemi Covid-19 yang diterbitkan oleh pemerintah (pemerintah pusat dan pemerintah daerah). Oleh karena itu kegiatan KKN-T tersebut dilaksanakan melalui kerjasama IPB dengen pemerintah daerah terutama Bappeda dan Satgas Covid-19 serta instansi terkait lainnya pada tingkat kabupaten/kota.

Partialy Closed Down merupakan kebijakan IPB dalam penanganan Covid-19 dengan membuka kampus IPB sangat terbatas dimana kegiatan pembelajaran dilakukan secara online (daring) sehingga hampir seluruh mahasiswa IPB saat ini telah berdomisili di daerah asalnya masing-masing. Kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) pada berbagai wilayah kabupaten /kota juga telah menyebabkan sangat terbatasnya mobilisasi masyarakat antar daerah kabupaten/kota termasuk mobilisasi /demobilisasi mahasiswa KKN-T IPB. Berlandaskan berbagai kebijakan tersebut, kegiatan KKN-T IPB yang semula direncanakan menggunakan pendekatan tatap muka sistem klaster wilayah kabupaten/kota mengalami transformasi dengan pendekatan wilayah domisili (KKN-T domisili).

KKN-T domisili dilaksanakan oleh kelompok mahasiswa IPB yang berdomisili dalam satu  kabupaten/kota yang dilakukan dengan sistem daring (tatap muka terbatas) bermitra dengan pemerintah daerah (terutama Satgas Covid-19) kabupaten/kota.  Kelompok KKN-T domisili dibentuk sendiri oleh sejumlah mahasiswa yang berdomisili dalam suatu wilayah kabupaten/kota dengan arahan komite KKN-T IPB serta dosen koordinator wilayah (korwil) dan dosen pembimbing lapang (DPL). KKN-T domisili dapat bersinergi dengan kelompok mahasiswa dari perguruan tinggi lain maupun mitra lainnya yang sedang melakukanpenangan pandemi dan pasca pandemi Covid-19.

Tujuan KKN-T IPB domisili pada masa pandemi Covid-19 adalah:

  1. Meningkatkan rasa peduli dan empati terhadap permasalahan yang dihadapi di masyarakat (terutama pandemi Covid-19), serta pemahaman terhadap adat istiadat dan budaya masyarakat dalam adaftasi kebiasaan baru (new normal Covid-19) serta wawasan kebangsaan;
  2. Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi, merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program pemberdayaan masyarakat pada masa pandemi Covid-19 dalam bidang sosial, ekonomi, pertanian dalam arti luas, industri berbasis pertanian, dan lingkungan secara terintegrasi baik multidisiplin maupun interdisiplin antar bidang ilmu di IPB;
  3. Kepedulian dan komitmen yang tinggi, terampil berkomunikasi, dan bekerjasama antar bidang ilmu untuk berkontribusi dalam mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat pada masa pandemi covid-19; dan
  4. Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menginisiasi dan mengembangkan jejaring kerjasama pemangku kepentingan dalam upaya pemecahan masalah untuk memenuhi kebutuhan dalam dinamika kehidupan aktual di masyarakat.

Tema KKN-T

Sejalan dengan visi dan misi IPB dan selaras dengan kebijakan penanganan Covid-19, tema KKN-T IPB 2020 adalah “Optimalisasi Pemanfaatan Sumberdaya Wilayah dan Pemberdayaan Masya-rakat melalui Techno Socio Entrepreneurship untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s) pada Masa Pandemi Covid-19”